SpaceX Menang Kontrak Pesawat dari NASA untuk Misi Pendaratan di Bulan

Must Read

JAKARTAVIEW.ID, JAKARTA – Perusahaan SpaceX besutan Elon Musk memenangkan kontrak senilai 2,9 miliar dolar AS atau Rp 42 triliun dari Badan Antariksa Amerika (NASA).

Perusahaan milik Elon Musk ini dikontrak untuk membangun pesawat ruang angkasa yang akan membawa para astronaut ke bulan pada awal tahun 2024.

SpaceX berhasil menyisihkan saingannya, yakni Blue Origin milik Jeff Bezos dan kontraktor pertahanan Dynetics Inc. Bezos dan Musk, orang terkaya pertama dan ketiga versi Forbes ini bersaing untuk memimpin umat manusia kembali ke bulan untuk pertama kalinya sejak 1972.

BACA JUGA:

Musk mengajukan tawaran SpaceX sendiri. Sementara Blue Origin bermitra dengan Lockheed Martin Corp, Northrop Grumman Corp dan Draper. Dynetics adalah unit Leidos Holdings Inc.

“NASA Rules!!” Musk menulis di Twitter setelah pengumuman itu, dilansir dari laman situs Japan Today, pada tanggal (18/4).

Badan antariksa Amerika Serikat tersebut memberikan kontrak untuk pendarat manusia komersial pertama. Ini merupakan bagian dari program Artemis NASA. Pendarat akan membawa dua astronaut Amerika ke permukaan bulan.

“Kami harus menyelesaikan pendaratan berikutnya secepatnya. Jika mereka mencapai tonggak sejarah mereka, kami memiliki kesempatan pada 2024,” kata pejabat administrator NASA Steve Jurczyk dalam pengumuman konferensi video.

NASA mengatakan bahwa Starship SpaceX mencakup kabin yang luas dan dua kunci udara untuk astronaut berjalan di bulan. Arsitekturnya berpotensi untuk berkembang menjadi sistem peluncuran dan pendaratan yang sepenuhnya dapat digunakan kembali yang dirancang untuk perjalanan ke bulan, Mars dan tujuan lain di luar angkasa.

LAINNYA:

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

Dishub DKI Buka Peluang Operator Baru Layanan Sepeda Sewa

JAKARTAVIEW.ID, - Dinas Perhubungan DKI Jakarta tengah mengevaluasi penyelenggaraan sepeda sewa atau bike sharing yang diuji coba sejak 2020....
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -