PM Israel Janji Segera Luncurkan Penerbangan Langsung Dari Tel Aviv ke Makkah

Must Read

JAKARTAVIEW.ID, JAKARTA –  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk meluncurkan penerbangan dari Tel Aviv ke Makkah,Arab Saudi , jika dia nantinya menang dalam pemilu pada 23 Maret nanti.

“Saya akan memberikan Anda penerbangan langsung dari Tel Aviv ke Makkah,” kata Netanyahu dalam sebuah wawancara dengan Channel 13, yang memicu kontroversi yang meluas di negara tersebut.

Seperti dilansir Jerusalem Post pada hari, Senin (22/3), juga menyoroti bahwa hubungan Israel dengan Arab Saudi adalah “normal”. Tetapi faktanya, Arab Saudi hingga saat ini masih menolak untuk melakukan normalisasi hubungan dengan Israel.

Baca Juga:

Pada tahun terakhir pemerintahan US dibawah Presiden Donald Trump, ada desas-desus bahwa hubungan antara Arab Saudi dan Israel akan terwujud di bawah Abraham Accord atau Perjanjian Abraham, di mana Israel melakukan normalisasi hubungan dengan empat negara Arab.

Hubungan yang dinormalisasi dengan Arab Saudi tidak pernah terwujud, tetapi Arab Saudi telah memberikan hak kepada Israel untuk bisa terbang di atas tanahnya.

Padahal, di masa lalu, Arab Saudi sempat menolak pesawat-pesawat Israel terbang di wilayah udaranya.

Dilansir dari wawancara dengan Channel 13, Netanyahu memuji empat kesepakatan tersebut dan berjanji bahwa empat kesepakatan lagi akan segera terwujud.

Itu adalah janji yang dia buat pekan pada lalu. Dia menepis kritik atas kegagalan dan akhirnya membatalkan pertemuan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Netanyahu dijadwal akan terbang ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk melakukan pertemuan tersebut, tetapi pertemuan itu dibatalkan pertama kali karena kekacauan diplomatik dengan Yordania.

Akibat kegagalan tersebut, Amman mencegah sebuah pesawat Emirat terbang dari Amman ke Tel Aviv guna menjemput Netanyahu untuk melakukan kunjungan.

UEA menolak upaya untuk menunda kunjungan tersebut, menjelaskan bahwa mereka tidak ingin berpartisipasi dalam kampanye pemilu untuk Netanyahu.

Ada spekulasi bahwa jika Netanyahu melakukan perjalanan ke UEA, dia akan bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman (MBS).

Dalam wawancara, Netanyahu mengatakan, “Hubungan kami dengan UEA sangat kuat.” Dia menambahkan bahwa Abu Dhabi telah berjanji untuk menginvestasikan 40 miliar syikal Israel (USD12 miliar) di Israel. Dia juga membual tentang kedekatannya dengan Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Netanyahu menghadapi kritik luas, di mana ribuan pengunjuk rasa menuntut pengunduran dirinya selama berbulan-bulan.

Warga Israel yang berdemonstrasi di luar kediamannya di Yerusalem pada hari Sabtu sekali lagi menyerukan diakhirinya kepemimpinannya hanya tiga hari sebelum pemilu keempat negara itu dalam dua tahun.

Lainnya:

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

Dishub DKI Buka Peluang Operator Baru Layanan Sepeda Sewa

JAKARTAVIEW.ID, - Dinas Perhubungan DKI Jakarta tengah mengevaluasi penyelenggaraan sepeda sewa atau bike sharing yang diuji coba sejak 2020....
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -