Panas! Amerika Kerahkan dua Kapal Induknya Untuk Latihan Kesiapan Perang Dengan China

Must Read

JAKARTAVIEW.ID, JAKARTA – Dua kapal induk Amerika Serikat telah menggelar latihan perang bersama di Laut China Selatan beberapa hari setelah mereka berlayar di dekat pulau-pulau yang dikuasai China. Aktivitas militer ini semakin meningkatkan ketegangan hubungan antara kedua negara.

Latihan ini berlangsung tidak lama setelah China mengutuk pelayaran yang dilakukan kapal perusak USS John S McCain di dekat Kepulauan Paracel yang telah dikuasai oleh China. Amerika menyebut yang dilakukannya itu adalah operasi kebebasan navigasi di laut China selatan.

Angkatan Laut AS mengatakan bahwa Kapal Theodore Roosevelt Carrier Strike Group dan Nimitz Carrier Strike Group sedang melakukan banyak latihan di laut China selatan.

Baca Juga: Kapal Selam Jepang Menabrak Kapal Komersil Pada Saat Akan Muncul ke Permukaan

“Yang bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas antara aset serta kemampuan komando dan kontrol,” ungkap mereka seperti dikutip dari Aljazeera, pada Selasa, (9/2).

Aktivitas kedua kapal menandai operasi kapal induk pertama AS di perairan sibuk ini sejak Juli 2020. Perairan ini menjadi jalur perdagangan global yang mengiurkan dengan nilai ekonomi sebesar US$ 5,3 triliun setiap tahunnya.

AS telah membantah klaim teritorial China yang luas di wilayah tersebut, dan menuduhnya melakukan militerisasi Laut China Selatan serta mencoba mengintimidasi negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

Ketiga negara ini memiliki klaim yang tumpang tindih dengan Cina di wilayah kaya sumber daya tersebut.

“Kami berkomitmen untuk memastikan penggunaan yang sah dari laut yang dinikmati semua negara berdasarkan hukum internasional,” kata Laksamana Muda Jim Kirk, komandan Nimitz Carrier Strike Group, dalam sebuah pernyataan.

Kementerian luar negeri Beijing menanggapi pengerahan tersebut dengan mengatakan akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk secara tegas menjaga kedaulatan dan keamanan nasional.

Di sisi lain China juga meningkatkan aktivitasnya di wilayah tersebut dengan membangun pulau buatan dan mendirikan fasilitas angkatan laut dan udara di tengah protes dari tetangganya.

Bahkan pada bulan lalu mereka mengeluarkan undang-undang yang mengizinkan penjaga pantainya menembaki kapal asing di Laut China Selatan.

Menteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken pada Jumat pekan lalu mengatakan kepada Yang Jiechi, seorang pejabat senior di China, bahwa negaranya akan meminta pertanggung jawaban kepada Beijing atas upayanya mengancam stabilitas di kawasn Indo-Pasifik, termasuk di seberang Selat Taiwan, dan merusak sistem internasional berbasis aturan.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

Dishub DKI Buka Peluang Operator Baru Layanan Sepeda Sewa

JAKARTAVIEW.ID, - Dinas Perhubungan DKI Jakarta tengah mengevaluasi penyelenggaraan sepeda sewa atau bike sharing yang diuji coba sejak 2020....
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -