Pak RT Potong Dana Bansos Tunai di Jakarta, Modusnya Ketahuan

Must Read

JAKARTAVIEW.ID, JAKARTA  – Pemotongan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) di Jakarta terungkap. Pemprov DKI Jakarta sudah memberikan sanksi pada oknum RT yang menyulap bansos Corona tersebut.

Dilansir dari Detik.com, Kepala Dinas Sosial Premi Lasari menerangkan bahwa kasus tersebut dapat terbongkar ketika ada warga yang mengadu terkait pemotongan bansos tunai.

Pihak Pemprov kemudian memerintahkan kepada lurah untuk pengecekan langsung di lapangan.

“Lurah melakukan pembinaan kepada.. memang terbukti melakukan itu dan diberikan sanksi sesuai dengan pergub 171 Tahun 2016. Waktu itu sih warga memberikan (aduan), orangnya mengakui sih Pak RT-nya,” ungkap Kepala Dinas Sosial Premi Lasari di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada hari Rabu (24/3).

BACA JUGA:

Premi pun mengungkapkan bahwa modus dar oknum RT tersebut yang melakukan pemotongan dana bansos tunai itu. Dia menyebut bahwa oknum RT memotong buat ongkos jalan.

“Waktu itu warga memberikan orangnya mengakui. Cuman untuk ongkos jalan,” kata Premi.

Premi menyebutkan bahwa kasus pemotongan dana bansos tunai ini baru ditemukan pertama kali. Dia tidak menyebutkan kejadian itu di wilayah mana.

“Saya hanya yang memproses yang ada pengaduan waktu itu. Sampai ke kami. Sudah saya sampaikan dia mengaku, sudah dikenakan sanksi,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Gerindra di DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani menerima laporan warga yang mengeluhkan pemotongan bantuan sosial tunai (BST). Rani menyatakan temuannya ini tersebar di sejumlah wilayah Ibu Kota.

Meskipun enggan memerinci lebih lanjut, politikus Gerindra tersebut mendesak agar Pemprov DKI Jakarta melakukan evaluasi penerimaan BST secara berkala.

“Berdasarkan aduan dari masyarakat dengan tujuan saya meminta pihak Dinsos dan Bank DKI pada saat itu terus melakukan evaluasi mekanisme penerimaan BST secara berkala guna perbaikan ke depannya,” ujar Rani saat dihubungi, Jumat (12/3).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan memberi sanksi berat terhadap oknum yang terbukti melakukan pemotong BST itu.

Riza meminta agar warga dapat melaporkan apabila melihat telah terjadi penyimpangan di lapangan. Sejauh ini, dia meyakini hal seperti ini tidak akan terjadi.

“Silakan buktikan kalau ada yang disampaikan (bansos) DKI dipotong, silakan protes. Kalau ada aparat kami motong di bank DKI kita akan beri sanksi yang berat,” ungkap Riza seperti dilansir dari Detik.com, di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (12/3).

LAINNYA:

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

Dishub DKI Buka Peluang Operator Baru Layanan Sepeda Sewa

JAKARTAVIEW.ID, - Dinas Perhubungan DKI Jakarta tengah mengevaluasi penyelenggaraan sepeda sewa atau bike sharing yang diuji coba sejak 2020....
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -