Miris! Lansia Dituduh Dukun Santet, Meninggal Dianiaya

Must Read

JAKARTAVIEW.ID, JAKARTA – Pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dihakimi warga lantaran dituduh sebagai dukun santet. Sang istri tewas ketika menjalani pengobatan di rumah sakit.

Pasutri ini bernama Pakoh alias Ina Haja (60) dan suaminya, A Latif alias Ama Haja (65). Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Langgudu, Bima, itu dihajar massa pada hari Rabu (10/2) dini hari.

Dilansir dari detik.com “Keduanya ini diduga sebagai dukun santet,” ujar Kapolsek Langgudu Iptu Kodrad dalam keterangannya, Rabu (10/2).

Kodrad menuturkan awalnya pasutri ini sedang tertidur pulas dengan sang anak di dalam rumahnya. Tetapi tiba-tiba, segerombolan warga yang tidak dikenal datang dan melempar dengan batu ke rumah korban.

Tak hanya itu, segerombolan warga ini dengan beringasnya juga membakar rumah pasutri lansia itu. Yang membuat korban pun terbangun dari tidurnya.

Baca Juga: Susi Pudjiastuti Geram Namanya di Singkat ASU

“Saat kedua korban turun dari rumahnya dan langsung dibacok,” ungkap Kodrad.

Korban lantas berteriak meminta tolong. Sang anak langsung terbangun dari tidurnya dan menyelamatkan kedua orang tuanya dari amukan massa.

“Untung anaknya terbangun dan langsung menyelamatkan kedua orang tuanya,” ulasnya.

Pasutri lansia itu mengalami luka parah akibat tebasan senjata tajam. Bahkan tangan Pakoh nyaris putus terkena sabetan senjata tajam warga.

Sementara itu sang nenek, suami Pakoh terluka parah di pergelangan tangan kanan.

“Hampir putus dan luka robek pada punggungnya. Sementara sang suami, A Latif, mengalami luka robek pada betis sebelah kanan dan punggung kanan,” jelasnya.

Keduanya langsung dibawa ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih serius. Sementara polisi masih mendalami penyebab kejadian tersebut.

“Alhamdulillah situasi terkini di sana sudah aman terkendali,” tegasnya.

Dalam perawatannya, Ina Haja, dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di ruang unit gawat darurat (UGD). Dia meninggal sekitar pukul 12.20 Wita.

“Karena luka yang cukup parah, nyawa Ina Haja tidak bisa tertolong lagi (meninggal dunia). Sedangkan sang suaminya, selamat dan sudah keluar dari perawatan,” jelasnya.

Ina dimakamkan di TPU desa setempat. Kodrad mengatakan pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

Polisi akan mencari tahu siapa provokator di balik terjadinya kasus dugaan dukun santet.

“Yang diduga para pelaku, masih dalam penyelidikan kami,” ujarnya.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

Kebakaran Toko Agen Elpiji di Duren Sawit Jaktim Jumat Pagi, Kerugian Ditaksir Hingga Rp 1 Miliar

JAKARTAVIEW.ID, - Kebakaran melalap hampir seluruh toko agen gas dan distributor briket batubara di Jalan H Naman, Kelurahan Pondok...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -