Hampir 2500 Bahasa di Seluruh Dunia Terancam Punah

Must Read

JAKARTAVIEW.ID, JAKARTA – Komisi Nasional Turki untuk UNESCO mengatakan bahwa, hampir 2500 bahasa di seluruh dunia terancam punah, karena jumlah penuturannya sangat sedikit.

Ketua Komisi Nasional Turki untuk UNESCO Ocal Oguz mengatakan bahwa, pada saat ini hampir tujuh ribu bahasa digunakan di seluruh dunia. 

Baca Juga:

“Di antaranya, hampir 2.500 bahasa menghadapi kepunahan karena jumlah penuturnya sangat sedikit saat ini. Sayangnya, menurut statistik dan data yang dikumpulkan, salah satu bahasa ini menghilang setiap 15 hari,” ungkap Oguz, dikutip dari Anadolu Agency, pada hari Selasa (23/2). 

Oguz mengatakan bahwa, hilangnya bahasa telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir karena perubahan sosial, politik, dan ekonomi di dunia. Menurutnya, bahasa yang digunakan oleh kurang dari 10 ribu orang akan terancam punah saat ini. 

“Fakta bahwa bahasa dari banyak komunitas, yang termasuk dalam rumpun bahasa Turki termasuk di antara bahasa yang akan menghilang. Ini memerlukan perhatian khusus kita bersama,” kata Oguz. 

Oguz mengatakan, sangat sulit untuk menjangkau penutur dari sekitar 200 bahasa tersebut. Oguz menambahkan, lebih dari 250 bahasan telah hilang sejak 1950. Menurut UNESCO, bahasa harus digunakan oleh minimal 10 ribu orang untuk memastikan transisi antargenerasi. 

Lainnya:

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

MRT Jakarta Dorong Kenaikan Jumlah Penumpang Setelah Pandemi

JAKARTAVIEW.ID, - PT MRT Jakarta (Perseroda) menggencarkan sejumlah strategi untuk mendorong kenaikan jumlah penumpang yang turun banyak selama pandemi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -